Prinsip kerja apemutus arusberkisar pada logika inti pemantauan, penilaian, dan pelaksanaan. Melalui mekanisme tripping dan sistem pemadam busur bawaan, ia mencapai koneksi sirkuit normal dan kontrol pemutusan serta interupsi cepat pada sirkuit yang rusak. Secara khusus, ini dapat dibagi menjadi mode operasi normal dan mode perlindungan kesalahan. Sistem pemadam busur listrik adalah mekanisme tambahan yang penting untuk memastikan terjadinya trip yang andal.
Ketika suatu sirkuit mengalami gangguan seperti kelebihan beban, korsleting, atau kekurangan tegangan, unit trip internal memicu mekanisme penguncian untuk membuka kunci, sehingga trip otomatis terjadi. Kesalahan yang berbeda berhubungan dengan prinsip tersandung yang berbeda:
Komponen Inti: Strip bimetalik (terbuat dari dua lembaran logam dengan koefisien muai panas berbeda yang ditekan bersamaan).
Logika Kerja: Ketika rangkaian kelebihan beban, arus terus menerus melebihi nilai pengenal, menyebabkan strip bimetalik bengkok dan berubah bentuk karena panas. Ketika deformasi mencapai ambang batas, ia mendorong mekanisme penguncian untuk membuka kunci, dan kontak bergerak memutus sirkuit di bawah aksi pegas.
Fitur: Tindakan tertunda; kelebihan beban jangka pendek (seperti menghidupkan motor) tidak akan memicu tersandung, menghindari kesalahan tersandung.
Komponen Inti: Kumparan elektromagnetik (melilit inti besi).
Logika Pengoperasian: Ketika terjadi korsleting, arus melonjak seketika hingga puluhan atau bahkan ratusan kali lipat dari nilai pengenalnya. Kumparan elektromagnetik menghasilkan gaya elektromagnetik yang kuat, menarik inti besi untuk menyerang mekanisme penguncian, dan langsung membuka kunci sirkuit.
Fitur: Tindakan cepat tingkat milidetik, mampu memutus sirkuit dalam waktu yang sangat singkat, mencegah luka bakar pada peralatan atau menyebabkan kebakaran.
Komponen Inti: Kumparan trip tegangan rendah, dihubungkan secara paralel di sirkuit untuk memantau tegangan.
Logika Pengoperasian: Ketika tegangan turun di bawah sekitar 70% dari nilai pengenal atau hilang sama sekali, gaya elektromagnetik dari kumparan trip menghilang, dan inti besi, di bawah aksi pegas, memicu mekanisme penguncian untuk membuka kunci, memutus sirkuit.
Fungsi: Mencegah peralatan dari pengoperasian abnormal dan kerusakan pada tegangan rendah, dan menghindari bahaya keselamatan yang disebabkan oleh penyalaan peralatan secara tiba-tiba saat listrik pulih.
Komponen Inti: Transformator arus urutan nol.
Logika Pengoperasian: Dalam keadaan normal, arus pada saluran fasa dan saluran netral mempunyai besar yang sama dan berlawanan arah. Fluks magnet pada inti transformator saling menghilangkan, sehingga tidak ada keluaran arus induksi. Ketika terjadi kebocoran (seperti sengatan listrik), sebagian arus hilang melalui tanah sehingga menyebabkan ketidakseimbangan arus dua fasa. Trafo menghasilkan sinyal induksi, memicu unit trip.
Fitur: Ambang batas pengoperasian rendah (umumnya 30mA), mengutamakan keselamatan pribadi.